Jaring Lamba Desa Lamanggau


Lamba (helamba) adalah kegiatan rutin keseharian masyarakat Desa Lamanggau di sektor nelayan. Lamba ini merupakan suatu kegiatan penangkapan ikan secara berkelompok. Kegiatan Lamba ini di lakukan dalam beberapa are pekarangan, kegiatan ini bisa juga dilakukan dalam satu area saja, tergantung dari hasil penangkapan, jika hasil penangkapan di satu area tersebut memungkinkan maka hanya di satu area penangkapan itulah kegiatan lamba itu di lakukan. Tetapi jika hasil penangkapan dalam satu area tersebut tidak memungkinkan maka otomatis kegiatan lamba tersebut akan berlanjut dan berpindah area ke area yang lain.

Alat transportasi dan perlengkapan-perengkapan yang dibutuhkan dalam kegiatan lamba ini adalah :

  1. Perahu nelayan (pompong/bodi). Perahu ini digunakan sebagai alat transportasi bersama kelompok sekaligus induk penampungan hasil penangkapan ikan dan juga sebagai sarana transportasi penjualan hasil penangkapan ikan.
  2. Sampan Lamba. Sampan Lamba digunakan sebagai alat transportasi ketika kegiatan lamba sedang berjalan, sampan ini difungsikan sebgai alat untuk membawa lamba ke jarak yang berkisaran sekitar 100m (tergantung dari panjangnya lamba yang digunakan) yang digerakkan oleh dua atau tiga orang.
  3. Jaring Lamba. Jaring lamba digunakan sebagai alat pemagar sekaligus penampungan ikan serta titik berhentinya ikan yang hendak ditangkap. Jaring lamba ini dipasang berbentuk setengah lingkaran dengan tujuan selain ikan yang hendak ditangkap mudah masuk juga memudahkan serta memperdekat jarak antar ujung jaring untuk di pertemukan antar masing-masing ujung jaring di satu titik hingga jaringnya membentuk lingkaran.
  4. Tiang Jaring Lamba (bale). Tiang ini digunakan untuk memperkokoh posisi berdirinya jaring agar ketinggian ujung jaring yang berdiri tidak tenggelam kedasar laut.
  5. Lamba. Lamba memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan berkelompok ini. Lamba ini digunakan sebagai alat penggusur ikan ke pusat berhentinya ikan yang telah ditentukan yaitu jaring lamba. Lamba terbuat dari kayu yang diberi bentuk seperti dasi kemudian diikat dengan tali, namun pengikatan lamba ini memiliki jarak.
  6. Jaring Penyibur Ikan (bando). Jaring penyibur ini digunakan untuk menyibur ikan dan memindahkan ikan tersebut dari jaring induk penampungan ikan ke dalam  perahu nelayan. Jaring penyibur biasanya dikendalikan oleh dua atau tiga orang dikarenakan kapasitas penyibur ini memang tidak bisa di kendalikan oleh satu orang saja.
  7. Kacamata Air (mata-mata). Fungsi dari kacamata air ini adalah untuk melindungi mata dari kadar garam air laut, kacamata air juga digunakan sebagai alat untuk dapat melihat ikan didalam air dengan jelas.

Namun didalam kegiatan Lamba (helamba) ini juga terkadang kelompok lamba tidak lagi menggunakan sampan, sebab jika dipikir-pikir, penggunaan sampan ini dapat menguras tenaga penggerak bahkan bisa membuat penggerak sampan tersebut pegel-pegal, sesak napas bahkan batuk berat. Diera sekarang ini kelompok lamba di Desa Lamanggau dominan sudah menggunakan dua buah perahu nelayan (pompong/bodi) untuk mempermudah mereka dalam proses penangkapan ikan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s