Pembunuhan di Lamanggau Minta Diusut


Rabu, 05 Aug 2009, | 191

TOMIA- Keluarga korban penganiayaan berujung maut minta aparat Polsek Tomia mengusut tuntas kasus tersebut. Demikian diungkapkan kakak korban Maharani.

Menurutnya, korban Lanuru didatangi dirumahnya di Lamanggau dan dipukul menggunakan batu, Minggu (26/7) malam.

Akibatnya Lanuru dirawat di Puskesmas Usuku, Kecamatan Tomia Timur. Namun akhirnya nyawanya tak tertolong lagi, dia menghembuskan nafas terakhir. “Tolong kami kasian, kami orang miskin. Berikan hukum setimpal,” ujar Maharani meneteskan air mata.

Pengakuan anak korban, La Dii (16), ayahnya ketika itu didatangi pukul 02.00 Wita dinihari dan dipukul menggunakan batu. Melihat itu, sang anak ketakutan dan lari bersembunyi di bawah pohon asam tak jauh dari rumahnya di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia.

Terkait atur damai yang disebut Kasat Reskrim Polres Wakatobi AKP Sudirman mengutip Kapolsek Tomia, dibantah Maharani. Kata dia, penyelesaian damai diputuskan saat Lanuru belum berpikiran normal alias sakit. Diakhir pembicaraan, dia minta agar memproses pelaku Lasambo. ”Penjual Miras itu belum diproses,” kata Maharani.(yhd)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s